Yello Mobile Akuisisi Adplus, Perusahaan Adtech Asal Indonesia

By Adplus on May 27, 2015 01:00 pm


Yello Mobile Akuisisi Adplus, Perusahaan Adtech Asal Indonesia, Perusahaan media asal Korea berbasis mobile, Yello Mobile, mengakuisisi mayoritas saham Adplus, sebuah perusahaan ad network terkemuka di Indonesia, dalam rangka melanjutkan rencana ekspansi regional yang juga merupakan bagian dari strategi pengembangan secara global.

Adplus merupakan pemain utama dalam bidang media dan di industri periklanan digital Indonesia, dengan klien-klien multinasional seperti AXA, Chevrolet, Coca Cola, Danone, Minute Maid, Nokia, dan Samsung. Perusahaan ini juga telah bekerja sama dengan agen media dan periklanan dunia seperti Carat, Havas, Isobar, Maxus, Mindshare.

Sejak berdiri pada tahun 2012, Adplus telah mengakomodasi lebih dari 1 milyar impressions baik yang muncul di desktop atau mobile, dan terus berkembang secara finansial. Perusahaan ini memiliki 3 unit bisnis utama, yang dinamakan dengan SMART, HI-IMPACT, dan Glitz Media. SMART adalah platform re-marketing yang memfokuskan pada iklan berbasis ROI, mencakup cost-per-click, cost-per-visit, cost-per-lead, cost-per-sale. HI-IMPACT, adalah platform iklan yang dibuat untuk menghasilkan engagement yang tinggi, berupa Rich Media Display dengan video, games, dan berbagai jenis bentuk kreatif unik lainnya. Sedangkan Glitz Media (www.glitzmedia.co.id) adalah ad network premium berbentuk media vertikal yang ditargetkan khusus untuk audiens wanita.

Di Indonesia, yang memiliki populasi terbesar ke-4 dunia sebesar 200 juta dengan penetrasi smartphone yang diperkirakan akan mencapai 100 juta pada 2018, Adplus berada di posisi yang ideal untuk berkembang. Berdasarkan eMarketer, perusahaan riset marketing dari Amerika, volume pasar digital Indonesia telah meningkat sebanyak 98% hanya di tahun 2014 saja.
“Dengan berbekal pengalaman dan keahlian para partner digital marketing di Korea, kami saat ini secara aktif mencoba menaikkan investasi di luar negeri, dan memfokuskan pada potensi pertumbuhan mobile dan digital marketing di Asia Tenggara” kata Lee Sang-Hyuk, CEO Yello Mobile. “Tujuan kami adalah untuk mentranslasi kesuksesan yang kami peroleh secara lokal, untuk menjadi market leader dalam digital advertising secara regional, dan kerjasama kami dengan Adplus merupakan permulaan yang sangat menjanjikan.”

Yello Mobile berencana mengajak para partner existing mereka untuk juga bekerja sama dengan Adplus sehingga tercipta sinergi yang berkesinambungan. tPerusahaan-perusahaan berbasis platform yang dimiliki Yello Mobile seperti: WiseBirds dan Cauly, beberapa agen digital marketing seperti AdQua dan e-motion, dan juga solution company seperti, RecoBell akan bekerjasama dengan Adplus untuk merealisasikan peningkatan value dan manfaat atas kerjasama ini.

Menurut Yazid Faizin, co-founder dan CEO dari Adplus, “Yello Mobile menggunakan cara yang berbeda dan unik dalam mendekati kami. Business model yang ditawarkan oleh mereka untuk partnership dan development sangat menarik dan menyenangkan,” Lebih jauh lagi, Yazid juga mengatakan “dengan kapabilitas dan teknologi terbaik dikelasnya yang dimiliki Yello Mobile, saya yakin bahwa kami bersama bisa menjadi perusahaan digital marketing terkemuka di Asia Tenggara
Investasi ini merupakan lanjutan dari rencana dan strategi investasi Yello Mobile di sektor yang sedang berkembang pesat yaitu mobile dan digital, dan juga untuk merupakan komitmen untuk terus mengembangkan networknya di pasar digital.

Tahun lalu, Yello MobIle juga mengakuisisi mayoritas saham sebuah situs pembanding harga asal Indonesia, PriceArea.
Yello Mobile, didirikan pada tahun 2012, merupakan salah satu grup perusahaan mobile media terkemuka di Korea. Unit-unit bisnis dari grup perusahaan ini, beroperasi di area yang berbeda namun sejalan di media mobile yaitu: Shopping, Media (Content), Advertising (Marketing), Travel and O2O (Online to Offline Platform) bernama SMATO. Melalui pertumbuhannya yang organik maupun akuisisi, grup perusahaan ini mengalami perkembangan yang signifikan dan berkelanjutan dalam dua tahun kehadirannya dan juga mendapatkan pendanaan strategis dari investor-investor lokal maupun luar negeri di Korea, yang terbaru antara lain adalah Formation 8 dari Sillicon Valley. Dengan mengandalkan pengalaman dan kesuksesan mereka, Yello Mobile saat ini memfokuskan untuk memperluas ekspansinya secara regional maupun global, ditandai dengan dua akuisisi besar di Asia Tenggara.

Go

Recent Post